
Ferguson pernah mengatakan bahwa MU akan mengalami kemunduransetelah dirinya mengundurkan diri dari jabatannya sebagai pelatih.
Gol Darren Bent pada menit akhir babak perpanjangan waktu membuyarkan
kemenangan Manchester United pada pekan ke-25 Liga Primer Inggris, Ahad
(9/2) malam WIB. Sempat membalikkan kedudukan, juara Liga Primer Inggris
musim lalu itu gagal memetik poin penuh usai ditahan imbang 2-2 tim
asal London, Fulham.
United bahkan sempat tertinggal terlebih
dahulu lewat gol Steve Sidwell pada menit ke-19. Sidwell memanfaatkan
umpan terukur dari Lewis Holtby. United pun terus berusaha membalas.
Namun, hingga babak pertama usai, United gagal merobek gawang tim tamu.
Hanya bisa meraih tiga poin dari tiga laga terakhirnya di Liga Primer
Inggris, United tidak mau lagi menanggung malu.
United pun
bereaksi dengan terus melepaskan umpan lambung ke jantung pertahanan.
Total 81 umpan lambung dilepaskan para penggawa United dalam laga ini.
Angka ini menjadi jumlah umpan lambung terbesar yang pernah dicetak tim
Liga Primer Inggris sejak 2006 lalu. Namun dari 81 kali umpan lambung
itu, hanya 18 umpan yang berhasil diterima penggawa United.
Publik
Stadion Old Trafford bersorak saat United mampu membalikkan keadaan
pada 20 menit terakhir laga. Penyerang United, Robin van Persie, mampu
menyelesaikan kemelut yang terjadi di mulut gawang the Cottagers pada
menit ke-78. Dua menit kemudian, tendangan Michael Carrick dari luar
kotak penalti mengantarkan United unggul atas tamunya.
Tapi
United justru urung memetik poin penuh. Darren Bent membuyarkan mimpi
United untuk bisa meraih tiga angka dan memperbaiki posisinya di papan
klasemen sementara Liga Primer Inggris. Tambahan satu poin tidak membuat
United beranjak dari posisi ketujuh klasemen sementara, dengan raihan
41 poin dari 25 angka.
David Moyes pun mengungkapkan rasa
frustasinya atas kegagalan United meraih poin penuh itu. Menurutnya,
hasil ini adalah hasil terburuk yang paling mungkin diraih timnya dari
laga ini. Mengingat timnnya tampil begitu dominan dengan mencatat 72
persen penguasaan bola.
''Bagaimana kami tidak bisa menang di
laga ini, saya benar-benar tidak habis pikir. Hasil ini adalah hasil
terburuk yang mungkin kami dapat pada hari ini. Mungkin kami bisa
menguasai bola, tapi tetap gol yang dihitung sebagai penanda
kemenangan,'' kata Moyes seperti dikutip
The Guardian, Senin (10/2).
Pelatih
asal Skotlandia itu menambahkan, salah satu kegagalan timnya
mempertahankan keunggulan adalah lemahnya mental para penggawa United.
Padahal, laga belum sepenuhnya selesai. Fulham, kata Moyes, mampu terus
memberi tekanan kepada anak-anak asuhnya. ''Kami tidak pernah bisa
menyelesaikan pekerjaan dengan baik,'' tutur mantan pelatih Everton
tersebut.
Secara khusus, Moyes juga membantah dirinya
menginstruksikan timnya untuk sering melepas umpan lambung ke arah
jantung pertahanan lawan. Pola permainan itu, lanjut Moyes, merupakan
salah satu identitas permainan United. Kendati begitu, Moyes sudah tidak
mau larut dalam kegagalan ini.
''Kami harus menatap laga ke
depan dengan persiapan untuk menghadapi tim -tim lain. Kami masih
memiliki tim yang bagus dan banyak tim di Liga Primer Inggris yang
sangat bernafsu untuk menghadapi United,'' kata pelatih pengganti Sir
Alex Ferguson tersebut.